ORANG TUA SISWA KELUHKAN BESARNYA BIAYA PERPISAHAN ANAK DIDIK YAYASAN DI SD NUSANTARA
SADARIONLINE- Siak Tualang, disayangkan sikap pihak pengelolah Yayasan Pedidikan SD-SMP Nusantara. Hal ini di ungkapkan oleh orang tua siswa yang tidak mau sebut identitasnya, ia menuturkan kepada awak media bahwa hal tersebut terjadi pada anaknya.
Memang ada hasil rapat orang tua siswa melalui di SD tersebut, menurut keputusan dari puhak sekolah SD Nusantara, poin 1, dilakukan perpihasan murid tahunajaran 2024-2025, poin 2 di wajibkan orang tua siswa membayar uang perpisaha sebesar Rp 475,000 dengan tambahan Rp 30.000 untuk biaya pembelian kain penutup meja.
Kami sebagai orang tua yang tidak mampu, kemaren kami bayar Rp 200.000 namun pihak sekolah menolak uang tersebut, harus dibayar lunas jelasnya, sehingga anak kami tidak di bolehkan ikut ujian, sampai saat ini kami sebagai orang tua bingung kemana kami cari uang sebanyak itu. Sedangkan kami hanya pekerjaan harian buruh lepas di PT ARR, untuk kebutuhan perut dan sewa rumah kadang tidak cukup, sambal meneteskan Air mata.
Saat wartawan sadarionline.com mengkonfirmasi ke pihak sekolah Nusantara pada kamis ( 15/ 5-25 ) YESI MARTI LOVA.S.Pd selaku kepala sekolah membenarkan adanya biaya perpisahan siswa tahun ajaran 2024-2025 dan sudah sepakat orang tua siswa semua, menurut Yesi marti lova, ia sebagai anak pendiri Yayasan Bpk Piliman Sihombing Yesi sebagai kepala sekolahnya.
Yesi menjelakan bahwa. Murid SD 214 orang, terdiri dari kelas 1-6, selain itu Siswa SMP 63 orang. Dan 13 siswa TK, sedangkan Guru 18 orang. Selai itu ia membenarkan pihak yayasanya mendapatkan dana Bos dari Pemerintah Kabupaten siak.
Yesi membantah memulaangkan siswa yang belum melunasi uang perpisahan tersebut, memang kami tidak mau di cicil harus di bayar lunas. Kalua dari awal sich boleh katanya, ia membenarkan pelaksanaan perpisahan tersebut akan di laksanakan pada 4 juni 2025, cuman kami tidak mau dicicil jelanya. Hingga berita ini di terbitkan belum ada stemen dari pihak dinas Pendidikan Kabupaten Siak. Apa ada pelanggaran yang di lakukan pihak pengelolah Yayasan tersebut atau sanksi dari pemerintah. Ketika di konfirmasi nomor Tlpn selulernya Pendiri Yayasan Nusantara Piliman Sihombil 08812766xxxx belum terjawab sampai berita ini turun belum ada jawaban. ( red )