Bupati Siak Tinjau Banjir di Tualang, Minta Penanganan Cepat
SADARIONLINE-Tualang – Bupati Siak, Afni Zulkifli, turun langsung setelah mendalat laporan banjir yang merendam permukiman warga di Kecamatan Tualang, Sabtu (30/8/2025).
Dalam kunjungannya, Bupati Afni didampingi Camat Tualang dan Lurah setempat untuk melihat kondisi banjir sekaligus menerima penjelasan teknis di lapangan.
Camat Tualang Mursal menjelaskan, bahwa banjir yang terjadi di beberapa RT di Tualang akibat derasnya aliran air dari sekitar pasar yang terhambat karena penyempitan drainase, masalah yang telah berlangsung bertahun-tahun.
“Yang terdampak salah satunya RT 5, padahal seharusnya daerah tersebut tidak terkena banjir. Drainase menyempit dan tidak bisa dibongkar lagi karena ada rumah warga di sekitarnya,” kata Camat.
“Tadi malam mobil Avanza saja tidak bisa lewat karena genangan. Di situ hanya ada satu gorong-gorong untuk menyalurkan air dari pasar. Sedangkan di dekat Bina Karya, posisi air lebih tinggi sehingga alirannya tidak langsung masuk,” tambahnya.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Siak menegaskan perlunya penanganan cepat mengingat pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.
“Pak Camat, Bu Lurah, pastikan RT-RW dikumpulkan. Ini masalah lama yang harus segera kita atasi. Kita tidak boleh hanya menunggu proyek pemerintah," sebutnya.
"Sekarang sudah akhir Agustus, sebentar lagi puncak musim hujan. Saya tidak bisa membayangkan jika masalah ini tidak segera ditangani,” sambutan nya.
Bupati juga menginstruksikan UPT-PU Pengairan untuk sementara waktu berkantor selama seminggu di Tualang, memantau kondisi banjir, serta mempersiapkan alat dan upaya penanganan.
“UPT-PU bisa mencoba mencari dana swakelola, Camat dan Lurah diharapkan turut membantu ini. Alat berat nanti harus standby supaya bisa langsung digunakan," kata dia lagi.
Selain itu, Bupati minta setiap 10 rumah membuat kolam retensi sederhana agar air bisa ditampung sementara sehingga genangan berkurang,” sarannya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Pemkab Siak dalam merespons cepat persoalan banjir di kawasan padat permukiman.
"Kami minta masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan terlibat dalam gotong-royong dan solusi swakelola demi mengurangi risiko genangan," tegasnya.
Selain itu, Bupati Siak juga meninjau pasar yang dikeluhkan warga karena pedagang sering menumpuk dagangan hingga mengganggu badan jalan.
"Kami minta pedagang tertib, berjualan di dalam pasar dan tidak di bahu jalan sehingga menganggu pengguna jalan yang hendak melintas," pintanya.
(Red)